Aliran Rasa My Family Project

Pada awalnya saya termasuk orang yang bingung bagaimana memulai Family Project? Baru ngebayanginnya aja kayaknya ribet, sulit. Bisa ngga ya #RiandryHometeam bikin Family Project? 

Alhamdulillah setelah ikut #Perak2017 dan mendapat materi tentang hal ini di Kuliah Bunda Sayang, AHA! Ternyata bikin Fampro itu bisa dimulai dari hal sederhana yang bisa atau biasa keluarga kita lakukan. Ternyata setiap aktivitas keluarga jika dimaknai menjadi sebuah projek bisa jadi family project.
Ikut #PERAK2017, pada dasarnya aktivitas biasa, tapi karena dimaknai sebagai projek keluarga, jadilah Fampro “#RiandryHometeam Goes To #PERAK2017”. Menjalani masa kehamilan, pada dasarnya aktivitas biasa. Namun kami maknai jadi projek keluarga, jadilah Fampro “Happy Healthy Bumil Pamil Kakamil”. Main Lego sama Kaka Fathan, pada dasarnya aktivitas biasa namun karena dimaknai sebagai projek, jadilah Fampro “Meruntuhkan Menara Sang Astrounot”. Dan beberapa aktivitas keluarga kami yang lainnya, kini telah kami jadikan projek keluarga, bukan lagi sebagai aktivitas biasa tanpa makna. #eaaa 

Dalam menjalani fampro ini tidak selamanya berhasil. Tapi tujuan setiap fampro memang bukan fokus pada hasil, tapi lebih kepada proses. Hasil hanyalah bonus. Belajar mengapresiasi tim di setiap fampro yang dijalankan.

Sedikit mengutip penjelasan tentang Fampro dari Ibu Septi Peni Wulandani:

Family Project adalah aktivitas yang secara sadar dibicarakan bersama, dikerjakan bersama   oleh seluruh atau sebagian anggota keluarga dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama pula.

Jangan terlalu berat memikirkan sebuah family project, mulailah dari aktivitas-aktivitas sehari-hari yang biasa kita kerjakan di rumah, kemudian tambahkan manajemen dan organisasinya, jadilah sebuah family project.

Sehingga rumusnya adalah sebagai berikut:

ACTIVITY + MANAGEMENT AND ORGANIZATION = PROJECT

MANFAAT FAMILY PROJECT

☘Family Project merupakan salah satu sarana pendidikan bagi seluruh anggota keluarga. Saat ini semakin sedikit keluarga yang menerapkan konsep pendidikan di dalam rumahnya, banyak diantara mereka menjadikan rumah sebagai sarana berkumpulnya anggota keluarga saja tanpa adanya aktivitas pendidikan. Sehingga makna berkumpulnya menjadi hambar, sekedar kumpul dan kadang berlalu begitu saja tanpa arti.

☘Family Project juga menjadi salah satu sarana untuk membangun “bonding” di dalam keluarga. Tercipta ikatan batin antar anggota keluarga, sehingga hubungan menjadi semakin indah dan harmonis.

☘Family Project bisa juga digunakan sebagai sarana “Check Temperature” keluarga kita. Apakah hubungan antar anggota keluarga dalam kondisi adem ayrm berada di suhu normal atau sedang ada gesekan-gesekan yang selama ini tidak terlihat, sehingga ada tantangan kecil saja selama menjalankan family project, suhu sudah memanas.

☘Family Project sarana menguatkan core values keluarga. Core Values tidak bisa hanya dituliskan besar-besar di kertas dan di tempel di dinding rumah. Core Values harus diujikan untuk mendapatkan sebuah keyakinan bahwa hal tersebut layak diperjuangkan. Ujian itu lewat family project.

☘Family Project apabila dijalankan denga sungguh-sungguh maka akan menjadi pijakan kita dan keluarga ke surga Apabila keluarga kita memang sedang berjalan menuju surga, maka tidak perlu menunggu sampai di akherat untuk merasakannya, kita bisa merasakannya sekarang saat di dunia bersama keluarga kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s